Feeds:
Tulisan
Komentar

Glitter Words

Akhirnya, setelah sekian lama digantikan juga. pergantian pengurus sudah dilakukan, semoga pengurus SIC Ilmu Komputer Udayana yang terpilih dapat melanjutkan visi dan misi pada saat pembentukan SIC ini.

In this article, I will discuss to hit several things related to system development, among others: the importance of system development, principles in system development, system development alive cycle, and approach itself system development, difference between methodology, method and algorithm, several classifications from system development live cycle, technique in system development and difference between system analyst and programmers.

Lanjut Baca »

Di dalam tulisan ini saya akan membahas mengenai beberapa hal yang berkaitan dengan pengembangan sistem, antara lain : perlunya pengembangan sistem, prinsip-prinsip dalam pengembangan sistem, siklus hidup pengembangan sistem, dan pendekatan pengembangan sistem itu sendiri, perbedaan antara metodologi, metode dan algoritma, beberapa klasifikasi dari siklus hidup pengembangan sistem, teknik dalam pengembangan sistem dan perbedaan antara sistem analis dan programer.

Lanjut Baca »

Definition of System

I will talking about basic concept of the system. If we are discuses about system, this have two approach to attach the meaning of that. There are from his procedure and at component or element that his arrange. Looked from procedure, system is a work networks from procedures that interactions, do something work together or to completing something goal from the system. But, if we use approach element that his arrange, system is a set of elements that interactions for gain something goals.

Lanjut Baca »

Biasanya untuk merubah waktu di ubuntu dengan menggunakan tampilan desktop tentu sangat mudah untuk itu tidak akan saya bahas. Nah, bagaimana seandainya kita diharuskan untuk melakukan konfigurasi via Command Line. Misal saja pada ubuntu server yang tidak ada tampilan desktopnya. Semoga cara dibawah akan membanru anda.

Lanjut Baca »

Untuk menguji performa atau kehandalan jaringan komputer yang anda miliki dapat dilakukan dengan beberapa tool. Salah satunya adalah Gnetworktester. Tool ini sangat mudah digunakan, dan anda dapat mendownloadnya di

http://downloads.sourceforge.net/gnetworktester/gnetworktester_0.8-1_all.deb

Setelah melakukan download, maka cara instalasinya sebagai berikut:

#dpkg -i gnetworktester_08-1.deb

Instalasi selesai dan anda dapat mengaktifkan aplikasi tersebut pada

Applications -> Internet -> gnetworktester

Smoga bermanfaat…

Install Ntop di Ubuntu

Untuk memonitor trafic pada jaringan dapat digunakan ntop.

Cara instalasinya pada ubuntu adalah sebagai berikut :

#apt-get install ntop rrdcollect rrdtool rrdtool-tcl

secara default rrd tidak membuat direktori secara default, untuk itu kita harus membuatnya secara manual caranya :

#mkdir /var/lib/ntop/rrd
#mkdir /var/lib/ntop/rrd/graphics
#mkdir /var/lib/ntop/rrd/flows
#mkdir /var/lib/ntop/rrd/interfaces
#chown -Rf ntop.root /var/lib/ntop

Lanjut Baca »

Pengalaman waktu buat web dokument management system, untuk mengatur batas besar file yang bisa di upload aku konfigurasi di php.ini. Yang mana pada linux terdapat di /etc/php5/apache2/php.ini

Nah pada file tersebut, aku konfigurasi yang aslinya upload_max_filesize = 10M menjadi upload_max_filesize = 100M. Dan tentu saja kemudian restart servicenya. Tapi apa yang terjadi, waktu saya mencoba web untuk mengupload file yang besarnya 10M dia gak dikenal sama sekali.

Pertama yang saya lakukan adalah, menguji apakah konfigurasi saya sudah dikenal atau tidak. Caranya dengan membuka file phpinfo.php melalui browser. phpinfo.php berisi konfigurasi-konfigurasi pada php. File itu biasanya sudah ada pada saat instalasi awal. Atau jika tidak ada, dibuat aja.

Caranya :

<?php

phpinfo();

?>

Nah, ternyata konfigurasi tadi sudah masuk, Nayooo?? truz kenapa masih tidak mau upload? Usut punya usut ternyata permasalahn tersebut juga dipengaruhi oleh konfigurasi post_max_size, letahnya juga sama di php.ini tinggal di rubah post_max_size = 8M menjadi yang diinginkan misal post_max_size = 100M. Nah inget di restart servicenya. Kebetulan saya pake Linux, Ubuntu caranya

#/etc/init.d/apache2 restart

Kemudian, cek kembali di phpinfo.php apakah sudah berubah. N coba lakukan upload file yang besar (diatas 8 Mb).

Teeereeenk….. berhasilkan :-)

Beberapa waktu yang lalu, saya iseng2 main php. Nah pada kasus saya, saya ingin menempatkan file (pada saat upload) ke dalam sebuah direktori sementara. Dan kemudian meneruskannya ke direktori yang permanen (asli), tujuannya jika terjadi kegagalan pada saat proses (karena ada 2 tahap) maka file tidak langsung tersimpan pada direktori aslinya.

Nah ketika ada permasalahan, maka tentu file akan masih di dalam direktori sementara tersebut. Dan saya membutuhkan code untuk menghapus isi di dalam direktori sementara tersebut sewaktu-waktu.

Codenya :

<?php
$dir = “tes2/”; // tes2 nama direktori yang isinya akan dihapus semua
foreach(glob($dir.’*') as $v){

chmod($v, 0777);
unlink($v);
}
?>

« Newer Posts - Tulisan Sebelumnya »