Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Linux’ Category

Entah kenapa ada sesuatu yang gak beres terjadi pada GRUB Ubuntu di Laptop saya. Sebenarnya masalah tidak terlalu genting, ketika boot awal masih bisa masuk grub. Cuman saja setiap kali install package ada warning yang berbunyi :

grub-pc: subprocess installed post-installation script returned error exit status 1
E: grub2: dependency problems – leaving unconfigured

Awalnya dibiarin aja, males… hee tapi lama-lama nyebelin juga. Truz cara ngapusnya gimana? Ya tinggal uninstall GRUB2 nya dan kemudian install ulang. INGAT harus REMOVE COMPLETLY!

Masuk kedalam Synaptic, System > Administration > Synaptic Package Manager kemudian hapus paket berikut : grub2, grub-pc, dan grub-common. Kemudian install ulang grub2, pake console aja ya, caranya :

#sudo aptitude install grub2

Setelah selesai, restart komputer dan selamat menikmati.. hehehehe 😀

Iklan

Read Full Post »

Ubuntu dalam pengelolaan softwarenya biasanya dilakukan melalui sypnatic atau Ubuntu Software Center. Atau ada juga yang terbiasa menggunakan comand line interface menggunakan apt-get atau aptitude. Software tersebut berapada pada server repository yang list alamat servernya terletak pada file /etc/apt/sources.list. Ubuntu yang merupakan turunan Linux Debian ini juga dapat melakukan instalasi software yang berasal dari sebuah file yang biasanya berekstensi .deb. Namun, terkadang kita menemukan beberapa software yang belum menyediakan versi instaler .deb namun pada format lain misalnya .rpm yang merupakan ekstensi yang digunakan oleh turunan Red Hat.

Kita dapat memanfaatkan file yang berekstensi .rpm dengan sebelumnya melakukan konversi terlebih dahulu agar menjadi file .deb. Konversi ini dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi alien pada ubuntu. Namun, perlu dicatat tidak ada jaminan semua file yang berekstensi .rpm dapat diinstall pada sistem operasi berbasis Linux Ubuntu.

Lakukan perintah berikut untuk melakukan install alien dan aplikasi lainnya yang dibutuhkan.

sudo apt-get install alien dpkg-dev debhelper build-essential

Lakukan konversi file .rpm menjadi file .deb

sudo alien packagename.rpm

Install paket .deb dengan menggunakan dpkg yang merupakan tool yang digunakan untuk melakukan instalasi file pada ubuntu atau debian

sudo dpkg -i packagename.deb

Aplikasi seharusnya telah terinstall, namun sekali lagi terkandung pada kompatibilitas pada sistem operasi Ubuntu terhadap aplikasi tersebut. 🙂

Read Full Post »

Beberapa saat yang lalu, ada teman bertanya, bagaimana menambahkan font di photosop yang baru di installnya di linux ubuntu. Photosop tersebut diinstall dengan menggunakan Wine di Linux. Berhubung banyak perkerjaan yang melibatkan font-font yang unik di photosop, sehingga kemampuan untuk menambahkan font menjadi kebutuhan yang penting.

(lebih…)

Read Full Post »

Baru beli printer canon IP2770, n langsung pengen install di laptop. Awalnya si install di W7 dengan CD drivernya, gak ada masalah. Kemudian penasaran mau install di ubuntu ku yang baru si Lucid. Eh… ternyata gak dikenal langsung, dikenal sih printernya… tapi waktu mau di test print kok gak bisa yo… hee tenang2…

Setelah tanya ma si Mbah Google, akhirnya nemu drivernya. silahkan di download disini…

Cara install nya sangat mudah, tingal download file drivernya di link atas. kemudian ekstrak file tersebut dengan cara

#tar -zxvf cnijfilter-ip2700series-3.30-1-i386-deb.tar.gz

Oh iya… kita pake console aja ya, sekalian belajar ngetik 10 jari. hee 😀 ingat login sebai root sebelum melakukan instalasi.

Kemudian masuk ke direktori hasil ekstrakan tersebut,

Setelah itu jalankan script install dengan cara

#./install.sh

Colokin printernya, dan ikuti intruksi lebih lanjut.

Taraaaaa…….. printer Canon IP2770 sudah berhasil di install.

Bagi yang mau install versi canon yang lain, silahkan berkunjung disini.

Selamat Mencoba 🙂

Read Full Post »

Untuk melakukan remote desktop dapat dilakukan dengan beberapa software. Ubuntu sendiri sudah menyediakan layanan ini hanya saja remote desktop yang dimilikinya kurang baik karena berat. Software lain yang dapat digunakan adalah VNC. Berikut adalah cara untuk melakukan instalasi VNC di ubuntu :

1. sudo aptitude install x11vnc vnc-java

2. Setup password vnc

#x11vnc -storepasswd

3. Port yang digunakan adalah 5800 dan 5900, jadi pastikan bahwa firewall tidak menutup port tersebut.

4. Jalankan perintah berikut untuk mengaktifkan vnc pada mesin server (mesin yang akan di remote)

#x11vnc -forever -usepw -httpdir /usr/share/vnc-java/ -httpport 5800

Agar anda tidak setiap saat mengaktifkan perintah di atas setiap anda ingin remote, maka masukkan perintah di atas ke dalam startup application pada System->Preferences -> Startup Application.

Pada sisi viewer, anda akan meremote mengguanakan browser. Sebelum itu anda harus memastikan bahwa sudah melakukan instalasi plugin JRE agar dapat digunakan di browser. Caranya :

#sudo apt-get install sun-java6-jre sun-java6-plugin sun-java6-fonts

Untuk mengecek apakah java sudah terinstall gunakan : #java -version

Untuk melihat apakah pada browser sudah terinstall plugin JRE, maka masukkan about:plugins pada address bar di browser (Firefox).

Jika sudah JRE sudah terinstall dengan baik, maka remote komputer dengan memasukkan alamat : http://IP:5800 melalui browser.

Contoh : http://192.168.1.1:5800

Perintah no 4 di atas akan berhasil apabila komputer yang akan di remote sudah aktif dan user telah dalam keadaan login.

Apabila belum ada user yang login, maka kita dapat menggunakan beberapa display manager seperti dibawah ini :

gdm:     -auth /var/lib/gdm/:0.Xauth
kdm:     -auth /var/lib/kdm/A:0-crWk72
xdm:     -auth /var/lib/xdm/authdir/authfiles/A:0-XQvaJk
dtlogin: -auth /var/dt/A:0-UgaaXa

Karen ubuntu Hardy menggunakan gdm maka tambahka option -auth /var/lib/gdm/:0.Xauth pada saat menjalankan vnc nya, sehingga menjadi :

# x11vnc -forever -usepw -httpdir /usr/share/vnc-java/ -httpport 5800 -auth /var/lib/gdm/:0.Xauth

Selesai 🙂

Read Full Post »

Seri graphic Mobile GM965/GL960 keluaran intel ternyata menjadi blacklist pada compiz pada ubuntu 9.04. Untuk menggunakan compiz tentu saja anda harus menghapus daftar blacklist tersebut atau batalkan proses pembacaan list blacklist. Caranya edit file compiz-manager pada /usr/bin/compiz-manager dengan cara :

#vim /usr/bin/compiz-manager

Kemudian tambahkan SKIP_CHECKS=yes ke dalam file tersebut.

Contoh file tersebut :

………….

………….

COMPIZ_BIN_PATH=”/usr/local/bin/” # For window decorators and compiz
PLUGIN_PATH=”/usr/local/lib/compiz/”
GLXINFO=”/usr/bin/glxinfo”
KWIN=”/usr/bin/kwin”
METACITY=”/usr/bin/metacity”
XFWM=”/usr/bin/xfwm”
COMPIZ_NAME=”compiz” # Final name for compiz (compiz.real)
SKIP_CHECKS=yes

# For Xgl LD_PRELOAD
LIBGL_NVIDIA=”/usr/lib/nvidia/libGL.so.1.2.xlibmesa”

………………

………………

Silahkan coba coba compiz dengan cara pada menu System > Preferences > Appreance > Visual Effect pilih Extra. Sebelumnya pilihan ini tidak akan dapat digunakan, tetapi setelah melakukan konfigurasi extra dapat digunakan.

Ubuntu 9.04 telah otomatis terinstall compiz pada saat instalasi sistem operasi pertama kali, namun apabila anda ingin mengaktifkan animasi tambahan yang disediakan oleh compiz anda dapat menginstall compiz manager dengan cara :

#aptitude install compizconfig-settings-manager

Menu ini akan ada pada System -> Preferences -> ConpizConfig Settings Manager

Selamat Menitmati 🙂

Read Full Post »

Merubah Time Zone di Ubuntu Server

Beberapa waktu yag lalu sayasempat dipusingkan dengan time di Ubuntu Server saya yang terus berubah-ubah. Saya sudah melakukan perbahan waktu pada BIOS maupun pada sistem ubuntu server itu sendiri yang pernah saya bahas di tulisan yang lain. Tapi setelah beberapa waktu ternyata tetap berubah. Akhirnya saya berpikir ada yang salah dengan zona waktunya, dan ternyata benar. Posisi saya yang harusnya di Bali ternyata menggunakan lokasi Jakarta. solusinya tinggal di rubah aja jadi zona waktu Makasar (WITA) dengan cara :artikel

# dpkg-reconfigure tzdata

Selesai 🙂

Read Full Post »

Older Posts »